Nggak Hingga 50 Juta| Milenial Dapat Berdiri Rumah ‘Risha’ Satu Lantai.
Kaum milenial tengah dibayang-bayangi kegundahan untuk memiliki rumah karena harganya yang terus melambung setiap tahun. Pilihan untuk menyicil KPR sebagai salah satu penyelesaian kepemilikan rumah juga kadang terhambat oleh ketersediaan duit muka. Bangun rumah pun terkendala harga tanah dan deadline yang lama.
Jangan murung dahulu , ada inovasi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) yang sanggup jadi penyelesaian alternatif rumah patut huni dengan harga terjangkau. Penasaran seumpama apa rumah Risha? Yuk , simak!
1. Risha merupakan rumah beton instan dengan rancangan bongkar pasang yang sanggup dibangun dengan singkat

Rumah dengan teknologi Risha yang dikembangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan rancangan bongkar pasang yang proses pembangunannya nggak memerlukan semen dan bata , melainkan dengan memadukan panel-panel beton dengan baut. Kompenennya dibentuk secara pabrikasi dengan kostruksi penyusun rumah menurut ukuran modular. Makanya , Risha sanggup terselesaikan dengan waktu yang relatif singkat.
2. Sesuai dengan namanya , rumah ini dirancang menggunakan material yang gampang dan gampang dikerjakan

Rumah Risha menggunakan beton bertulang – adonan pasir , semen , dan batu – selaku material struktur utamanya. Sedangkan untuk lantai , konstruksi yang digunakan merupakan balok loteng dan papan kayu (multipleks). Kualitas material ini terjamin sebab dibuat secara pabrikasi.
3. Struktur bangunan Risha berisikan tiga macam panel yang membentuk modul rumah kalau disambungkan

Ada 3 jenis panel yang menyusun struktur rumah Risha. Panel 1 berupa balok , panel 2 berupa kolom , dan panel 3 berupa siku , difungsikan untuk mengunci rangka di cuilan sudut. Di setiap panelnya terdapat tiga lubang mur dan baut yang digunakan untuk menyambung panel-panel yang berbeda. Ukuran persyaratan ini sanggup diadaptasi dengan keperluan dan budget yang kau punya. Untuk memperluas ukuran modul , kau tinggal menabah panel saja. Satu modulnya sanggup terselesaikan dalam waktu kurang lebih 24 jam dan dilakukan oleh 3 tenaga kerja.
4. Sekilas sih kelihatan rentan dan kayak rumah mainan , namun Risha telah menyanggupi SNI dan tahan gempa lo!

Meski bentuk Risha condong kaku sebab mesti mengikuti kelipatan dari panjang konstruksi , tetapi komponen modulnya memungkinkan untuk menjalankan ekspansi dan penambahan lantai. Iya , kau sanggup bangkit Risha dua lantai kok. Selain itu , Risha ini telah lolos uji SNI lo , pun diklaim tahan gempa. Risha ini jugalah yang digunakan Kementerian PUPR untuk membangun ulang rumah penduduk di Lombok yang terdampak bencana gempa.
5. Rumah Risha ini memang punya banyak keunggulan , namun perlu diamati kelemahannya juga

Selain struktur bangunannya yang condong kaku , beban lantai dan rumah tinggal Risha nggak boleh melampaui 125 kilogram per meter persegi. Makara , dikala ada pergantian fungsi ruang , tetapkan nggak ada penambahan beban hingga melampaui batas yang ditentukan. Sebaiknya juga nggak menggunakan lantai dari materi beton bertulang sebab Risha memungkinkan buat dibangun hingga dua lantai menggunakan lantai keramik.
Nah , dengan adanya Risha , kau sanggup mematahkan fikiran bahwa milenial nggak sanggup beli atau bangkit rumah sebab menipisnya residensial yang terjangkau. Justru , kau punya potensi untuk membangun rumah dengan ongkos yang murah dan waktu pengolahan yang cepat , meski belum punya tanah sendiri sebab tata cara bongkar pasang Risha yang gampang dipindahkan.
Gimana? Kamu tertarik? Segera hubungi kontraktor terlatih untuk berkonsultasi , ya!
Advertisement

No comments for "Nggak Hingga 50 Juta| Milenial Dapat Berdiri Rumah ‘Risha’ Satu Lantai."
Post a Comment