15 Kiat Dan Cara Pintar Menegaskan Rumah Di Perumahan
Cara terbaik memutuskan rumah di perumahan --- Pesatnya kemajuan penduduk , mempunyai dampak pada kenaikan ajakan terhadap residensial , menyerupai halnya rumah. Sayangnya , ketersediaan lahan untuk residensial tidak dapat meng-cover seluruh ajakan tersebut. Tak ayal , perumahan dianggap selaku salah satu penyelesaian atas problematik tersebut. Memilih rumah di perumahan? Jika itu yang di sekarang ini kawan dekat persiapkan , maka ada beberapa kiat dan hal penting yang perlu ditangani sebelumnya.
1. Cari Brosur Penawaran Rumah Sebanyak-banyaknya
Inilah kiat pertama yang perlu kawan dekat lakukan di saat memutuskan rumah di perumahan. Apa tujuannya? Ada pepatah yang menyampaikan , makin banyak mendapatkan , makin banyak alternatif pilihan. Dengan demikian , potensi untuk mendapat yang terbaik cukup besar. Itulah argumentasi kenapa selebaran penawaran rumah perlu kawan dekat cari sebanyak-banyaknya. Ya , untuk menegaskan yang terbaik.
2. Pastikan Sobat Melakukan Survei ke Kawasan Perumahan Terlebih Dahulu
Sobat , lumayan banyak saudara/i kita yang belum mengerti betapa pentingnya mengerjakan survei lokasi rumah terlebih dulu sebelum tentukan untuk berbelanja rumah di perumahan. Jangan hingga terlena dengan selebaran , rayuan marketers , dan ucapan orang lain yang memuja-muji wilayah perumahan tersebut. Bukan bermaksud suuzan , ini cuma suatu cara untuk menegaskan kebenaran akan sesuatu. Sobat juga berhak memilih.
3. Jangan Alpa untuk Memahami Konsep dari Perumahan Tersebut
Biasanya , setiap perumahan mempunyai rancangan yang berbeda-beda. Ada yang menerapkan rancangan perumahan klasik , terbaru , minimalis , bahkan ala tradisional. Itulah kenapa sebelum memutuskan rumah di perumahan , kawan dekat perlu mengerti rancangan dari perumahan tersebut. Jika itu dianggap sesuai dengan selera , maka tidak ada masalah. Bagaimana jikalau tidak? Tentu itu akan membuat ketidaknyamanan.
4. Pertimbangkan Lokasi Perumahan
Ada beberapa cara atau kiat yang perlu kawan dekat amati dalam memutuskan lokasi perumahan. Pertama , tentukan perumahan tersebut gampang dalam hal saluran transportasi. Kemudian , cek apakah di sekeliling perumahan terdapat tempat-tempat vital , menyerupai tempat kesehatan (rumah sakit atau puskesmas) , sekolah , pasar , dan sejenisnya. Sahabat bisa bayangkan sendiri apa yang terjadi jikalau tempat-tempat tersebut jauh dari kediaman.
5. Pertimbangkan Arah Rumah
Bagi kawan dekat yang lebih memutuskan jalan hidup sehat dan membuat hal itu selaku prioritas utama , maka arah rumah di perumahan penting untuk dipertimbangkan. Pasalnya , rumah yang berpapasan dengan sinar matahari dianggap lebih sehat , terlebih sinar matahari pagi yang dapat menghilangkan ruangan.
6. Pilih Posisi Rumah yang Potensial
Sobat mungkin galau apa maksud posisi rumah mempunyai potensi , bukan? Begini kawan dekat , lazimnya rumah di perumahan dibagi menjadi dua posisi: sudut dan tengah. Well , rumah mempunyai potensi berposisi di paling sudut (ujung). Kenapa? Itu sungguh memungkinkan untuk ditangani perluasan (perluasan) dibanding rumah yang berposisi di tengah. Oleh alasannya yakni itu , jikalau kawan dekat ada planning untuk perluasan , maka memutuskan rumah yang paling ujung sangatlah tepat.
7. Agar Tidak Tertipu , Sobat Perlu Mengecek Kredibilitas Developer
“Kecurangan itu akan senantiasa ada dan cuma akan binasa jikalau penggunanya juga binasa.” Terkadang , orang-orang awam condong menjadi sasaran empuk para developer bodong. Salah satu motif developer bodong yakni menampilkan harga rumah murah dengan akomodasi “wah”. Kasus menyerupai ini sudah pernah terjadi di beberapa wilayah , menyerupai perumahan di Jakarta , perumahan di Bogor , hingga perumahan di Padang. Oleh alasannya yakni itu , ada baiknya kawan dekat menanamkan prinsip “was-was” dalam hal memutuskan rumah di perumahan.
8. Cek Kualitas Material Bangunan Rumah
Sebenarnya , ini terbilang relatif. Umumnya , rumah dengan mutu tinggi condong lebih mahal dibanding rumah dengan mutu standar. Jika kawan dekat tidak mempermasalahkan harga , maka mutu rumah mungkin bisa ditemukan , mungkin juga tidak. Ingat , potensi kecurangan itu senantiasa ada. Oleh alasannya yakni itu , cek dan tentukan kembali mutu bangunan rumah sebelum memutuskan rumah di perumahan.
9. Periksa Status Rumah
Dimana pun kawan dekat memutuskan rumah , baik rumah di Jakarta , rumah di Padang , atau rumah di wilayah lain , maka cek status rumah. Perlu kawan dekat pahami , umumnya sellersmenawarkan dua jenis rumah: rumah huni dan rumah inden. Rumah huni merupakan rumah yang siap ditempati , sedangkan rumah inden tidak. Rumah inden perlu dibangun terlebih dulu dan kawan dekat biasanya cuma diperkenankan untuk memilih site planperumahan.
10. Bandingkan dan Cari Perumahan yang Menawarkan Harga Ekonomis
Jika kawan dekat bisa mendapat yang lebih baik , kenapa tidak? Memang , dibutuhkan “banyak” perjuangan untuk menjangkau sesuatu yang profitable. Tapi percayalah , hasil perjuangan dan perjuangan akan terbayarkan setelah tujuan tercapai.
11. Cek Fasilitas yang Ditawarkan
Dalam memutuskan rumah di perumahan , akomodasi merupakan aspek yang tidak dapat diabaikan. Konteks akomodasi di sini sungguh luas. Mulai dari akomodasi di dalam rumah itu sendiri hingga yang ada di wilayah perumahan. Sebagai pola , tempat ibadah , taman , ruang anak , dan sejenisnya. Ingat , akomodasi ini seyogianya ada di dalam wilayah perumahan.
12. Pastikan Lingkungan Perumahan Bersih dan Sehat
Membandingkan mana wilayah perumahan yang higienis dan sehat serta mana yang tidak , tidaklah sulit. Sobat bisa menganalisa di beberapa tempat , menyerupai selokan , ketersediaan tempat pembuangan sampah , dan saluran pebuangan air. Selain itu , tentukan juga lingkungan perumahan banyak ditumbuhi tumbuhan atau pepohonan , sehingga terlihat lebih asri. Oleh alasannya yakni itu , amati aspek lingkungan sebelum memutuskan rumah di perumahan.
13. Pertimbangkan Faktor Keamanan
Sobat , ini aspek yang sungguh vital. Hidup yang terus dihantui dengan kecemasan dan rasa tidak kondusif niscaya tidak enak. Oleh alasannya yakni itu , kawan dekat mesti menimbang-nimbang aspek keselamatan ini. Sobat bisa menganalisa ketersediaan CCTV , satpam , atau petugas lainnya. Contohnya saja wilayah perumahan di Padang. Ada beberapa perumahan yang belum menyediakan akomodasi ini. Meskipun lebih hemat biaya , namun usahakan keselamatan terjaga.
14. Pertimbangkan Garansi Kerusakan Rumah
Garansi juga tidak kalah penting , sobat. Umumya , rumah di perumahan menampilkan garansi lebih kurang 3 bulan. Jangka waktu 3 bulan tersebut bisa kawan dekat manfaatkan di saat ada kerusahan pada rumah , menyerupai atap bocor , dinding retak , dan sebagainya.So , memutuskan rumah bergaransi cukup menguntungkan , bukan?
15. Di Awal , Tanyakan Bagaimana Sistem Pembayarannya
Sobat , tujuan mengenali metode pembayaran rumah di permulaan sungguh penting alasannya yakni kawan dekat bisa mengukur kesanggupan dalam hal pelunasan. Jangan hingga di kemudian hari kawan dekat mengalami dilema dalam hal pelunasan. Umumnya , ada 3 metode pembayaran , yakni dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) , tunai sedikit demi sedikit (cash installment) , dan tunai keras (hard cash). Sobat bisa memutuskan sesuai dengan kesanggupan. Jangan dipaksakan ya , sobat.
Baik kawan dekat , itulah 15 hal yang wajib kawan dekat lakukan di saat memutuskan rumah di perumahan. Pada dasarnya , semua ini merupakan bab dari kiat dan langkah antisipatif biar hal-hal yang tidak diharapkan tidak terjadi. Mungkin hingga di sini , sobat. Semoga gunjingan ini bisa memberi faedah terhadap kawan dekat dan mudah-mudahan urusan kawan dekat dimudahkan oleh Allah swt. Mohon maaf atas segala kelemahan dalam postingan ini , ya.
Advertisement











No comments for "15 Kiat Dan Cara Pintar Menegaskan Rumah Di Perumahan"
Post a Comment